Pemburuan Polda Metro Buru Napi China Yang Kabur

Salah satu warga asal Tiongkok bernama Tsai Changpan panggilan akrab Tsai Ji Fan, membuat heboh karena kabur dari kelas Lapas I Bantendenganberbagaikasussepertikasuspencucianuangdankasusjudi online poker.

bahwa Changpan berencana melarikan diri enam bulan lalu, dengan cara yang sudah dia pikirkan untuk melarikan diri dengan cerdik.

Bahkan Changpan kedok pemikiran dari tindakan yang sudah direncanakan sudah dari lama.

Proses Melarikan Diri

“Dia melakukan (perencanaan) sekitar lima hingga enam bulan,” kata Manajer Humas Polda Metro Jaya Paul Yusri Yunus di Mapolda Metro .asal Tiongkok bernama Tsai Changpan, panggilan akrab Tsai Ji Fan, membuat heboh karena kabur dari kelas Lapas I Tangerang I, Banten. Diyakini bahwa Kau Changpan berencana melarikan diri enam bulan lalu.

“Dia melakukan (perencanaan) sekitar lima hingga enam bulan,” kata Manajer Humas Polda Metro Jaya Paul Yusri Yunus di Mapolda Metro .

Tsai Changpan melarikan diri pada hari Senin, tetapi baru mengetahuinya pada hari Jumat pagi, hingga hari ini satuan polisi masih memastikan kronologi kaburnya Tsai dan memeriksa teman satu selnya.

Ketua Kelas I Tangerang Jumadi membenarkan adanya lubang di sel Kai setelah dilacak, lubang itu disambungkan ke bagian luar penjara.

Tsai Changpan terpidana mati karena kasus narkoba karna menyeludupkan sebuah 110 kilogram sabu di kamar lapasnya.

Belakangan, Cai Changpan bersama 7 orang lainnya ditangkap oleh Bareskrim Polri.

Tsai diketahui melarikan diri dengan menggali lubang di selnya, yang terhubung ke gorong-gorong di luar penjara, Menurut Jumadi, Tsai kabur di dekat penjara.

“(Gali lubang di luar) sebelah penjara, pinggir jalan, bukan di situ (jalan utama), sebelah tembok,” kata Jumadi.

Hasil penyelidikan, ditemukan beberapa barang di sel Tsai, barang-barang ini termasuk obeng dan besi.

Hal ini diketahui dari informasi teman satu selnya Tsai Changpan. Alat yang digunakan Cai Changpan melarikan diri dari lokasi konstruksi dapur di dalam penjara.

Meski begitu, Yusri tidak meriksa barang apa yang didapat Tsai Changpan yang digunakan untuk menggali lubang dan keluar dari penjara. “Memang ada struktur dapur di sel penjara,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Kementerian Hukum dan HAM telah membentuk tim khusus untuk mengusut pelarian narapidana asal Tiongkok dari Lapas Kelas 1 Tangerang.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Humas Rica Aprianti mengatakan, pihaknya masih mengusut kasus tersebut.

Polda Metro Membentuk Tim Pemburu 

membentuk tim untuk menangkap seorang tahanan Tiongkok bernama Tsai Changpan, yang dipanggil Tsai Ji Fan. Tsai kabur dari Penjara Kelas I Tangerang.

“Kami telah membentuk tim untuk mengejar mereka yang berkepentingan. Tapi saya tidak bisa menunjukkan detail teknis mana yang sudah lengkap, ”kata Manajer Humas Polda Metro Jaya Paul Yusri Yunus di Polda Metro Jaya.

“Tim khusus ini ditempatkan di sembilan Polres di wilayah Polda Metro Jaya di Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang,” kata Slamet.

jumlahnya lebih dari 200 orang. Selain itu, Slamet mengatakan Polda Metro Jaya sendiri juga telah membentuk satgas serupa untuk mendukung kelompok di masing-masing Polres.

Menurut dia, total anggota pasukan khusus di Polda Metro Jaya yang akan mendukung tim di kepolisian sebanyak 50 orang.

Menurut Slamet, jumlah pegawai pasukan khusus anti-gangster ini berbeda-beda di setiap Polra, tergantung jumlah personelnya, yakni dari 20 hingga 30 orang dan berasal dari satuan pidana di Polres.

“Bersama-sama kami membentuk tim untuk mengejar mereka yang berkepentingan. Tapi saya tidak tahu detail teknis apa yang dilakukan, ”kata Kepala Humas Polda Metro Jaya Kombes Paul Yusri Yunus di Polda Metro Jaya.

Tim mulai mencari narapidana yang melarikan diri dan tim gabungan tersebut terdiri dari anggota Polres Polda Metro Jaya, Ditlantas, Polres Tangerang, dan Lapas Tangerang. 

Dalam hal ini pihak kepolisan masih berusaha menangani kasus Cai Changpan, yang mengakibatkan beberapa tahanan mengikuti pelarian dari lapas tersebut.

Semoga tim kepolisian dapat menyelesaikan permasalahan ini dan untuk masyarakat agar tetap kondusif seperti biasanya, agar tetap aman tentram dan damai.

SUMBER : VIVA.CO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *